Analysis of Students' Difficulties in Using Mathematical Models to Solve Story Problems on Derivatives Material
DOI:
https://doi.org/10.58557/eduinsights.v2i2.86Keywords:
Pemodelan matematika, kemampuan matematika, menyelesaikan masalahAbstract
Matematika memiliki peran penting dalam membantu siswa menyelesaikan masalah di kehidupan sehari-hari. Masalah dalam dunia nyata dapat dituangkan dalam bentuk soal cerita matematika. Untuk menyelesaikan masalah, siswa perlu mengikuti beberapa tahapan, dimulai dari translasi masalah, di mana mereka memilih informasi penting dan mengubahnya menjadi model matematika. Model adalah representasi dari objek, benda, atau ide dalam bentuk yang berbeda dari entitas aslinya. Sedangkan pemodelan matematika adalah cara untuk membuat sistem yang rumit menjadi lebih sederhana dengan menggunakan persamaan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui tingkat pemahaman peserta didik dalam menyelesaikan masalah turunan dengan menggunakan pemodelan matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang dijadikan subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA-2 sebanyak 35 peserta didik. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita pada materi turunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 13 jawaban benar sesuai langkah Polya (7%) dan sebanyak 162 jawaban tidak sesuai langkah Polya ( 93% ) dari total keseluruhan jawaban 175 (100%). Presentase sama saja dengan penggabungan antara kelompok berkemampuan tinggi dan kelompok berkemampuan sedang yaitu sebanyak tujuh peserta didik dari total keseluruhan tiga puluh lima peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta didik masih kesulitan dengan memodelkan masalah dunia nyata kedalam bahasa matematika.
References
Mathematics plays an important role in helping students solve problems in everyday life. Real-world problems can be expressed in the form of mathematical word problems. To solve these problems, students need to follow several stages, starting with problem translation, where they select key information and transform it into a mathematical model. A model is a representation of an object, thing, or idea in a form different from the original entity. Mathematical modeling, on the other hand, is a way to simplify complex systems by using mathematical equations. This study aims to determine the level of students' understanding in solving derivative problems using mathematical modeling. This is a quantitative study with a descriptive approach. The population of the study consisted of all students in class XI MIPA-2, totaling 35 students. The sample for the study was students solving word problems on derivative topics. The results showed that 13 answers were correct and aligned with Polya's steps (7%), while 162 answers did not align with Polya's steps (93%) out of a total of 175 responses (100%). These findings are expected to provide insights for educators and curriculum developers in designing more effective and interactive learning strategies. The results indicate that students still face difficulties in understanding problems and forming mathematical models. This study is limited to a specific sample group and focuses solely on the topic of derivatives, not including other mathematical topics that might offer additional insights into students' ability to model real world problems.






